1

Weirdest Complaint Ever

(In this scene you will focus at Toothless and totally blocked out of Hiccup's babble. Hiccup the engineer, ahoy!)
Photobucket
It is said that non-verbal cues hold 60 to 70 percent of communication effectiveness. I guess it is true... or partially true, because things like that keep happening nowadays ._.

me: "May I ask something that completely unrelated?"
friend 1: "Sure, shoot away."
me: "How do you buy those drinks? I know you ask the cashier to get the cups... but, what do you say to the cashier to get the cups?"
friend 1: *pause in the middle of drinking through straw*
friend 2: "Why do you have to do that?!" *pull friend 1's hijab*
me: "Huh?"
friend 2: "You looks so cuuuute" *squeal like a fangirl*
me: *pull attention to friend 1* "So... how do you get it?"
friend 1: "...Can you repeat the question?"
me: "..."

me: "-but unfortunately, I forgot to bring my cellphone today... so in case you need me, I'll be in west campus center, trying to finish the RBL project. Buhbyee~"
*walk away*
*pause*
me: "Do you copy?"
friend 3: "Nope." *pinch my cheek*

friend 4: "Being hostile to each other is definitely counterproductive, right? So I said sorry first, even though I still feel it was not entirely my fault."
"But you know what she said? 'You should think first before comment on something' Can you believe that?"
me: "I've been in similar situation too" *went rambling about the subject with active gestures*
friend 4: *stop scowling and proceed to smile unconsciously*
me: *notice the change of expression*
"...Is there something wrong?"
friend 4: "Nuyu... you looks so cute."
me: "Am I ?" *annoyed glare*
friend 4: "...Sorry. But yeah, I agree with you... that was kind of harsh of her."

(shooting photos for Buku Kenalan in front of class)
me: "Sooo what do I have to do now?"
friend 5: "You strike a pose for each photo... one normal pose, one looks happy, and one for natural look."
me: "Pose a natural look?"
friend 5: "You don't. I will capture that randomly at will.
me: *dramatic gasp*
friend 5: "Okay, we're starting now... 3 2 1"
me: *do a composed pose*
friend 5: "Phase 2..."
me: *put one month worth of happiness in an expression*
*some people go inside the class and then pause when they see me*
me: *nervous* "...Is my face looks weird?"
someone I don't know: *astonished* "You looked cute..."
me: "Thanks?"

And... there's countless case of my friends blanked out when I chat animatedly about whatever. While I am grateful that I was considered aesthetically pleasing (narcissism? Yeah I need it for confidence in public... jk), I feel annoyed when people fail to see the content of what I'm saying or trying to do.
0

The Fai's Guide to Smooth Talk People

[Fai adalah penanggung jawab unit teater 2012. Mohon yang di bawah ini diaplikasikan dengan baik XD]

1. Kalau mau orang setuju, akhiri pertanyaan dengan "ya".
Contoh: "Lo mau jadi yang ngurus make-up, ya?"

2. Kalau mau tegas, akhiri pertanyaan dengan "gak".
Contoh: "Masih mau ikut STEMA gak? Kalau masih, besok dateng jam empat sore di KBL."

3. Kalau maksa orang jangan pake keduanya.
Contoh kejadian (by phone):
"Aya, lo jadi sutradara"
...
"Lah, salah sendiri lo gak dateng. Job laen udah penuh sama orang di sini."
*bunyi ribut protes*
"Coba kalau lo dateng, pasti hasilnya gak jadi gini."
*krusuk-krusuk*
"Oh ada kok, lagi ke WC" <--padahal orang yang ditanyaain gak dateng
"Iya, lo kalau mau tukeran, tanya aja orangnya."
..."Gue jadi pimprod. Mau tukeran?"
...
*senyum penuh arti* "Eh ini bukan kejahatan gue, ini kejahatan kelompok."
(ini yang dateng rapat melotot semua)
"Ah... kok jawabnya cuma satu kata, bosen kan bilang jahat doang?"
*!!!*
"Oh, jadi nambah satu kata... kejam."
...
"Iya... Ya... Siaaap"
...*tutup telepon*
"Noh kan dia bilang "Iya deh". Cuma jual mahal, apa tadi gue bilang, udah hapal."

(Kejadian bonus)
"Van, sekarang tinggal lo yang milih: Danus, lighting atau tata panggung?"
"Gue mau jadi bendahara aja deh."
"Gak ada bendahara, adanya danus." <--orang-orang kayaknya udah alergi sama kata ini
"Gak mau! Itu jadi urusannya si Abdi aja."
"Ya, jadi bendahara kan ngebantuin Abdi juga"
*dapet telepon dari Aya*
"Halo?"
...
"Oh iya, ntar ada pengarahan dulu kok. Eh lo butuh pembantu gak?"
..."Di samping gue? Ini ada si Ivan."
(Ivan bermuka masam)
"Emmm... dia masih nganggur nih."
...
"Ok, sip"
*putus telepon*
"Van, ntar kalau Aya minta pendapat dibantu ya..."

(beberapa saat kemudian Fai dapet BBM)
'Fai, gue jadi bendahara bisa gak?'
"Gak ada bendahara, adanya da--"
*backspace*
"adanya keuangan."
0

Back to Square One

You see, I still have a soft spot for animated, kiddies-stuff... Thought I got rid of it 2 years ago, but noooo... it all came back to me and slapped my face harder than you think. Guess it is what make myself me, huh? Cannot be disposed nor replaced by random trend of the year.

*snicker* Dreamworks' Jack Frost reminded me of Danny Phantom so much 
(and thus the paragraph above is written ala Fenton's retelling).
Never seen him before? Well, he is from a movie that hasn't come out yet, Rise of the Guardians. The first screen is on November 21st, but actually, he has been around since 2009... kicking as witty character in comic strips and design notes. Wonder if he turned out emo on screen... his misery will be fun to watch, people! *thrown out of chair*

Jump to other topic~
I started watching Green Lantern yesterday... 
It makes me curious about 3D animation and Computer Graphic.
This show's given lot of thoughts, don't judge before you watch it. It's awesome! (Here's a bit about 3D boarding. I suggest you to right click --> new tab to see pictures.)
0

At a Loss for Words

Today, when I was chilling in breezeway of Salman, someone approached my legs and pulled it. Eh... turned out she is my since-elementary friend. Guess bizarre greeting is kinda normal for us, so I ignored the fact that I was dragged on my bottom. After adjusting my sitting position, I said hi to her. She said hi back and not wasting her time, she went rambling about whatever crossed her mind that time. Actually, talking to her always gives me this warm, fuzzy feeling. Changes are not present even though we enrolled different schools for six years. (Ignoring the fact she had grown quite tall, that is ^^; )

At one point, she told me that she is on her way to complete 1000 origamis. 'She sure had lot time at hand', I thought first, but then she explained that she was very busy in past few weeks. Concerned, I asked the purpose of making those folded papers. Is her friend sick or something? The answer was very surprising to me. She proudly said that the papers are for me... and then she apologized that she 'only' managed 300 of it. I... I was not sure what to say after that, I could only stuttered... that I never gave her anything. 

Her birthday is two months away... I wonder if I could get her something decent.
What is nice enough to cover that, anyway? AAARRGHHH
0

Futsal TPB Cup (minggu 1)

Hari ini adalah hari pembukaan TPB Cup sekaligus hari pertama SAPPK bertanding futsal :) Semuanya keliatan semangat... tapi dibandingkan pemainnya, suporter (dari berbagai fakultas) kelihatan lebih berapi-api. Kayaknya sih ngeluarin stress habis UTS. Contoh kehebohannya nih... 

>FTMD: pake baju serba hitam di hari yang terik, ikat kepala merah, bawa bendera merah juga... semuanya nyanyi (terlalu) kompak sambil diiringi drum. Kayak dari ketertiban banget lah. Eh tapi itu masih normal kan? Pas tim futsal cewek SF sama FTSL keluar, ini anak-anak FTMD ikut gandeng juga... *wasit salaman* --> (nada lingkaran kecil) "Wasitnya modus, wasitnya modus, waaasitnya modus!" *pas time out* --> "Nomor 'lapan kapan turunnya~? nomor 'lapan kapan turunnyaaa~?" dan masih banyak lagi XD 

>FITB: yang laen nyemangatin timnya, ini malah nyanyi lagu religi... ^^; mereka juga nyanyi lagu ummi tapi diganti sama "bumi". Nyanyinya keras banget sampe kedengeran ke gerbang depan.

>FTI: kayaknya suka banget pake "itu sudah biasa, kita juga bisa~ itu sudah biasa, kita juga bisa~" dan yang provokatif, "kiper lawan mampus ajaaa kiper lawan mampus ajaaah". Waktu itu tim cowok FTI bisa menang 3-1 lawan FMIPA; tapi kayaknya FMIPA terpancing juga pas 5 menit terakhir... jadi weh hasil akhirnya 3-4 ._. 

>FTTM: "Di sana SF, di sini kami, di mana-mana kami bercinta~" OTL 

>bicara tentang fakultas sendiri: pake baju piyama, bawa guling bantal... pake/bawa hiasan beratribut jalan (ex: peta, rambu lalu lintas, traffic light), udah gitu nyanyi pake nada gangnam style, put your hands up, gee, dragon ball, dan lagu-lagu girlband Indonesia. Ini pas tim cowok menang juga sampai lempar bantal-guling ke lapangan, nari gangnam style (panitianya juga ikutan) Chaos banget XD 

Ah, cuma meratiin segitu. fakultas laen di sebelah selatan (gandeng suporter sebelah utara) atau tandingnya setelah saya pulang~
 Photobucket
2

Tepuk Jidat Bersama

Kak Ben: "Terus ntar mau ke mana?"
Saya: "Arsitektur aja deh Kak..."
Kak Ben: "Loh emangnya PWK kenapa?"
Saya: "Kayaknya kurang kepake gitu... liat aja, sekarang Bandung amburadul."
-percakapan jaman OSKM

Maaf saya sudah nge-judge PWK sebelum tau isinya. Sayangnya saya tidak akan menarik kata-kata karena setelah menjalani mata kuliah pengenalan jurusan pun anggapan saya ternyata tidak berubah :P Eh tapi kan gak adil kalau saya bilang A tanpa ada argumen, betul? Izinkan saya memaparkan essay panjang yang sebetulnya tidak penting. (enggak panjang-panjang amat sih...)

PWK adalah singkatan dari Perencanaan Wilayah dan Kota... mungkin bagi masyarakat luar, lebih familiar dengan Planologi? Jurusan yang dimaksud ya itu-itu juga; sudah mengalami pergantian nama beberapa kali sampai sekarang menjadi PWK. Masih bingung kah? Secara singkat, PWK itu jurusan yang mengartikan keinginan terhadap suatu wilayah menjadi langkah-langkah yang bisa diambil. Misalnya: "Saya ingin tempat ini jadi daerah industri.", maka si perencana akan lihat kanan-kiri-oke, lalu bilang "ooh... jauhnya harus *segini* biar kalau sistem penanganan limbahnya kacau, masyarakat gak langsung kena. Jalannya dibuat seperti *ini* biar efisien dan gak bikin macet"...seperti itulah kira-kira.

Tugas PWK sangat mulia kan? Mungkin sebagian bakal berpikir "Kalau perencana kerjanya bener harusnya gak bakal ada tempat macet, kawasan kumuh, banjir, dan sebagainya". Masalahnya kerjaan PWK gak segampang itu... tim perencana bisa dibilang hanya konsultan bagi masyarakat luas. Kalau perencana bilang "tidak", tapi masyarakat setuju bilang "ya", maka keputusan yang diambil adalah "ya" (doh). Bayangkan kalau kita sudah capek-capek belajar fisika, kimia, biologi tapi harus nurutin anak yang cuma belajar bahasa buat ngerjain soal snmptn IPA... udah mah gitu kalau jawabnya salah yang disalahin kita-nya /plakk. Oleh karena itu seorang perencana harus jago memelintir lidah biar bisa meyakinkan orang banyak. Mending kalau cuma se-RT... lah ini ada golongan orang bisnis, orang hukum, politikus, pendatang, dan golongan yang hanya ingin hidup damai.
>Poin pertama saya gak mau masuk PWK: harus jago komunikasi dan debat.

Ada yang tau masalah daerah Bandung Utara? Bandung bagian utara menjadi sorotan orang PWK karena seharusnya tidak boleh ada apa-apa di situ. Tapi yang terjadi adalah di situ jadi daerah wisata belanja *tepok jidat* argumen masyarakat yang satu ini memang gak bisa diapapain lagi. "Hei, di situ tuh daerah patahan... kalau gempa bisa gaswat loh, Cin~", "Oh ya? Gak apa-apalah... hidup kan di tangan Tuhan~" <--true story. Lah iya gak apa-apa kalau cuma situ yang tinggal... anak-anak lo? cucu-cucu lo? terus gue harus bilang wow gitu? Pasti kalau The Peak sana kena gempa bakal BANYAK yang ngomel-ngomel...

Tapi kata dosen, walaupun proyek perencana berakhir kurang memuaskan, setidaknya masyarakat sudah tau apa yang akan terjadi kalau suatu langkah diambil. Jadi, mereka bakal siaga sama berbagai malapetaka; "kalau ada gempa, kita akan lari ke sana", misalnya? *sigh* si perencana pasti cuma bisa senyum miris kalau ngeliat televisi. Lah iya, kita tinggal di daerah pegunungan berapi... Ring of Fire! Kata orang kebumian mah itu daerah batas lempeng konvergen. Daerah rawan gempa. Perencana impor dipastikan takjub lihat negara ini tegak berdiri. (Indonesia adalah bahan studi yang sangat penting bagi orang arsitektur, PWK, geologi, meteorologi dan oseanografi. Tahu kenapa? Kehidupan tak pernah sama /plakk kapan-kapan saya nulis tentang "The Wonder of Indonesia" deh *termakan mata kuliah Sistem Alam Semesta*)

Memang gak setiap rencana dikalahkan dengan "Gak apa-apa lah"... banyak kok proyek yang menuruti kata-kata tim perencana. Saya gak bisa memaparkan contoh berhasilnya kayak apa, soalnya efek perencanaan itu baru kerasa +50 tahun setelah rencana dibuat DAN diimplementasikan. Ini yang saya gak suka... hasilnya harus ditunggu lama dan itu juga belum tentu berhasil. Begini nih... setelah suatu rencana disetejui secara luas, dibuat Perda agar orang-orang yang terikat gak bikin onar. Agar gak ada yang menghancurkan rencana yang mulia ini; demi terciptanya hidup yang sejahtera gitu loh. Tapi tahu kan "budaya" orang sini? Peraturan itu ada untuk dilanggar ._.
>Poin ke-2: harus nunggu lama buat liat hasil perencanaan, itu juga belum tentu sesuai harapan.

Hei... ada yang tahu kenapa Ancol dibuat jadi daerah wisata? Biar orang Bandung wisata ke Jakarta, tukeran sama orang Jakarta menuhin Bandung? Bukan~ itu hasil panjang dari perencanaan loh. Kata Pak Roos, daerah Ancol itu rawan dimasuki penjajah (hah?). Jadi kalau ada angkatan maritim berhasil masuk lewat situ, sangat mudah ngobrak-ngabrik daerah-daerah Pulau Jawa selanjutnya. Oleh karena itu, di situ daerah pertahanan... gak boleh ada kantor pemerintahan, gak boleh ada pemancar radio, gak boleh ada rumah penduduk, gak boleh ada sesuatu yang vital di tempat itu. Orang militer bilang Ancol harus dikosongin... tapi setelah negosiasi, Ancol jadi kawasan wisata dengan syarat 'banyak wilayah terbuka'. Jangan kaget kalau tiba-tiba ada sirine bunyi, orang-orang diusir, terus banyak panzer yang lewat ._. kalau udah gitu kan bisa liat apa perencanaannya berhasil atau gagal. Tapi siapa coba yang ngarep 'ada invasi lewat Ancol'?

*clear throat* Seperti yang saya uraikan sebelumnya, orang PWK itu jago silat lidah... sampe bisa menang sama orang militer, coba. Makan apa? Gak makan yang aneh-aneh sih... rahasia mereka adalah bikin argumen yang gak bisa dibantah; argumen dari ilmu pasti yang sangkut-menyangkut dengan golongan berkepentingan. Jadi memang selain jago dalam bicara, orang PWK juga sangat pintar dalam keilmuan loh ._. mereka belajar dari hukum, budaya, sejarah, sampe cabang-cabangnya IPA. Kayak SMA lagi dong? IYA! konsepnya sih mereka bikin empang ilmu, dangkal tapi luas... terus kerja sama dengan orang-orang ahlinya (contohnya orang geodesi satuin sama sipil), tujuannya sih biar bisa nyatuin orang-orang dalam spektrum yang sama *ciee* mereka kalau belajar up-to-date banget! Kalau ngobrol sama orang PWK segala nyambung deh... makanya orang PWK banyak yang nyasar jadi penasihat bidang lain, gak cuma masalah tata wilayah dan kota doang. Nah begitu nyasar, mereka akan mendalami ilmu terkait... contohnya Pak Roos, beliau mendalami masalah pertahanan dan keamanan.
>poin ke-3: harus bekerja dalam kelompok. <--saya kan moody, jangan-jangan malah ngehancurin dinamika kelompok...

Udah deh, segitu dulu... kata 'dinamika' bikin saya inget tugas fisika ^^; Aneh gak sih saya nulis kayak begini? Comments are highly appreciated~!

1

Dokumentasi Lagi?

Ini entri isinya cuma 3 gif hasil nyolong dari blognya Yasmin, sie dokumentasi semua acara SAPPK. Wahahaha~ Yang penting ngasih kredit kan? aboutcsa2012(dot)blogspot(dot)com banyak foto-foto berkesan loh. Eh jangan bilang-bilang URL sini yah... terlalu banyak aib /plakk. Gif-nya disembunyiin biar gak bikin berat blognya; liatnya mah di sini nih.
0

Boys Will be Boys

Another random translation post...
because moonrunes are more interesting than PE book? ._.
........................................................................................................................

Santama Summer Festival, Goodwork!


Fine's here.

Santama summer festival was lotta fun!
My sweat was flowing like waterfall.
But to everyone, it could looked like I was crying.
How good If it were the case.

Anyway!
0

Akhirnya

(percakapan setelah pertemuan ke-2 Infinity, huruf miring: saya) XD
"Aku ikut Genshiken juga."
"Oh? Udah ngapain aja?"
 "Kemaren baru dibagi-bagi kelompok..."
"Hah?"
"Dibagi divisi gitu... aku ikut fandub."
"Aku ikut illus(trasi)~"
"Widiw, anak FSRD pasti banyak yang illus."
"Iya, emang penuhnya sama anak FSRD."
"Eh kalau cover lagu ada gak?"
"Masuknya fandub... kamu suka cover lagu?"
"Mana ada, suara saya ancur begini..." =))
"Masa sih? Aku sedang nyari orang yang suka nge-mix."
"Curiga kakak-kakak yang tadi bisa..."
"Harusnya bisa... tapi genrenya pasti beda." :(
(jalan lewatin campus center)
"Kemaren kakakku cerita kalau di Jepang banyak yang suka nge-dance."
"Oh iya! Kalau bikin circle gak tanggung-tanggung lagi. Di mana-mana dan gueeede."
"Iya! Dia katanya ngeliat gitu, orangnya banyak banget!"
"Di sono emang udah umum... di jalan, taman, apalagi di deket kampus--
(kepikiran: Akihabara, Yoyogi, Todai)
--terus gak cuma sekedar nge-dance, dance-nya direkam pula!"
(Odottemita!!!) 
"Sebenernya aku ikut ini juga karena itu."
"Aku juga!"
(o_o)
"Eh? Suka sama siapa??"
"...Melochin dan Nyantaro."
(O_O)
"Aku juga suka!"
berdua: "KYAAAA~!" <---ini beneran suaranya jadi "kya" loh ._.
"...eh buset, semangat amat."
"Iya dong, yang suka tuh jarang."
"Yang tau aja jarang~"
(jalan sampe deket FSRD)
"Eh kalian, aku langsung balik ya!"
"Dadah~! Ntar kita obrolin Melochin ya~!" XD

...aku gak pernah mimpi bakal ketemu seseorang yang bisa diajak ngobrol tentang odottemita. sepertinya aku gak bakal ngelepas unit yang satu ini.
0

Ceritanya Curhat [1/3]

Masa-masa nganggur itu sudah lewat. Sudah lamaaa sekali kadaluarsanya... jauh sebelum liburan secara official ditutup. Fakultas saya bikin acara gak kira-kira sih... Oke, saya gak bakal ngeluh. Di sini saya ingin memaparkan saja apa yang sudah terjadi sebulan ini.
0

He Jinxed It!

R: "Are you done?"
Me: "Not yet. Be patient, would you?"
R: "10 minutes already, and you're still choosing paint"
(taking over the mouse)
Me: "Wait a--"
R: "There... Good enough for you?"
Me: (frown)
R: (amused) "You'll be better than me at making house someday. SOMEDAY."
Me: "...Yeah, whatever."
-playing The Sims, 7 years ago-

When I was much younger, I always picture my future self as a chemist... haha funny, didn't remember that a year earlier #galaumonbusho
1

Beware

Lama-lama orang males romantis karena entar disebut galau. Males peduli takut disebut kepo. Males mendetil takut dibilang rempong. Juga, lama-lama generasi mendatang males berpendapat takut dikira curhat. Males mengubah-ubah point of view dalam debat takut dibilang labil
Sudjiwo Tedjo (2012)
0

We Will Meet Again

Rasanya kayak udah temenan lama banget, padahal baru kenal 4 hari loh. Hehe... ini foto kelompok 76 dari batalyon IV. Tetap kompak s'lalu, 76~ ♪
0

Hening

Yah teman-teman, saya gagal memegang komitmen untuk meng-update komik strip "Pucuk dan Cobi" seminggu sekali. Mungkin menggambar 3 panel itu kelihatan gampang bagi teman-teman *lirik anak seni rupa*, tapi karena menggambar itu bukan hanya sekedar melihat, jelas saja saya merasa kesulitan :P Sudah ada niat, seharusnya bisa tetep selesai dalam seminggu kan? Yaah sebetulnya saya tidak punya pembelaan yang berarti, saya hanya tidak mood nongkrong di depan Photoshop setelah pulang dari 7Habits...

Kemarin acara pelatihan itu selesai, tamat, the end, owari, enggeus we lah; tapi bukan berarti strip selanjutnya bisa diunggah dalam jangka waktu yang dekat.... Ada sebuah acara yang muncul tepat di hari berikutnya, yaitu adalah OSKM, Orientasi Studi Kaderisasi Mahasiswa.

Acara OSKM ini lebih memeras tenaga dari pada pelatihan 7Habits. Selain jangka waktunya lebih lama, para peserta juga diberi jatah istirahat yang sangat terbatas. Hanya untuk shalat dzuhur dan asar, Sodara-sodara! Di dalam OSKM ini para mahasiswa baru ditanamkan nilai-nilai optimistis, seperti "Anda sekalian adalah calon pemimpin global, kita *tentu* bisa melakukan berubahan! (baca: tanggung jawab sama rakyat! itu kursi gak gratis woi, banyak yang harus ngalah!)","Kita beruntung Indonesia memasuki era di mana 60% penduduknya dalam usia produktif. Tidak semua negara punya kesempatan seperti itu. 40 Tahun ke depan, Indonesia bisa berhasil di tangan kalian semua.","Orang Indonesia masih kompak, kalau satu membantu, yang lain pasti mau ikut membantu. Negeri ini penuh bencana tapi bisa diselesaikan asal ada yang mau memulai" ...dan lain sebagainya. Pembicaranya datang dari berbagai bidang dan cara menyampaikan pesannya pun berbeda-beda. Menarik, tapi saya tidak akan membahasnya kali ini =))

Sebenernya tujuan saya menulis lagi adalah sharing percakapan berkesan ini:
"Eh, kalau habis lulus ITB kalian mau ngapain?"
"Nikah dong..."
"Pas umur berapa?"
"23, itu kan udah dapet ijazah... tinggal dapet suami mapan, hidup pasti terjamin~"
"Kalau kalian mau nikahnya pas umur berapa?"
"Wah nawarin calon nih? Biro jodoh, biro jodoh."
"Enggak, cuma kira-kira aja..." 
"Hahaha, 27 sih." "Aku juga 27."
 *tos sama temen*
Sementara itu...
"Kasih tau dong ke depan" <--maen pesan berantai dari bagian cowok, cewek baris di depan
"Oh emm... (nama), kamu cantik deh"
*keempat cewek nengok ke belakang, cowok-cowok ngeliat ke arah yang sama*
"Ciiieeeee beneran dapet 23! Hahahaha"
"Eh eh eh eh, by the way, kalo nikahnya 23, kerjanya kapan ya?"
"1 tahun cukup lah..."
"Rakyat kelaparan?" <---saya nyeletuk nyebut spanduk yang tadi dilewatin bareng-bareng, kirain gak kedengeran
"..."
"...bener juga yah"
(di saat ini saya beneran kaget)
"Apanya yang bener?"
"Kalau langsung nikah, ngapain ke FMIPA?" *refer to herself*
"...untuk diturunkan ke anak?"
"Kalau anaknya perempuan lagi?"
"..."
0

College Days, スタート!

Yep, this is a mini photo album of my first week in ITB.
1

Back to School

Today, I found myself sitting in SMA Negeri 2 Bandung's chair, listening intently to long explanation about alkali metal salts and hydrocarbon. This felt weird, of course. I have been stated to be an alumni since a month ago, but somehow I got the honor to get a private lesson in chemical lab. 2 hours passed like few minutes that way... I thought such situation was improbable, hahahah ^^;

Before anyone can ask, here are what just happened:
In the morning, I canceled watching movie with my friends due upcoming test on 16th. You expect me to study at home, don't you? Well I did my best but failed miserably. The problems I tried to solve were really hard and no one at home can help (not even the internet!)... I felt reaaally frustrated... "Canceled to hang out with friends for nothing? I wouldn't let that happen!"...So there, I went back to school without making any appointment. It was miracle; a teacher offered help in busy day like that. THANK YOU! She even lend me this book...

What I learned today (read for your own risk :p)
> acetylene and propene (propylene) have triple bond, not double! (doh)
> solid NaCl doesn't conduct electricity because solid alkali metal, Al and Mn salts don't form ion...
That's why in electrolysis, water get reduced instead of the metal.
> Basic substances are most likely to form precipitate.
On the other hand, acid substances are easily soluble.
> Zn has full electron in d, so it is more harder to get reacted.
For the same reason, its oxidation number is only 2+.
The 10 electrons won't budge no matter what =_=
Zn don't react with NH3, but react with KOH. Al react with both, form a precipitate, then the precipitate would dissolves when excess basic substance is added.
> ethyl acetate IS ester but hardly soluble in water.
It has weak bond between the C2H5 and O.
> saturated fat has no double bond. To get saturated fat, react fatty acid component with H2. A double bond will be dissolved by (1) H2.
> About the precipitate color...
it would be hard to memorize it without doing experiments.
Most precipitates (basic substances and salts) are white.
List of the exceptional:
Fe(OH)3: brown (it is a rust, geez...)
FeS: black
Fe(CN): yellow
FeCl3: light yellow
CuSO4: blue
NiSO4: green
KMnO4: orange
PbI2: yellow
components:
I: yellow
Ba: green
CN: orange
Cr: orange
[edit: scribd(dot)com/doc/36896579/Cation]

........................................................................................................................
Alright, I'm done with chemistry in this post. Hurraaay!
To make this post lighten, I will announce something (not so) important.
My brother and I are working on comic strips about our daily life. It will be updated weekly. If you are interested you can check it out riiiight here.
He does the writing and I do the drawing (*gasp* I'm selling my soul to the devil!). It's quite a work but I hope it can amuse you :3
2

To the Open Seas!

"Dream comes true. It's just a matter of hard work..."
S-sou desu ka?
If he said so, I am on board then.
Reset the 30 days countdown~! Go, go!
3

Just My Dad

bapak: menurutmu yang nikah duluan siapa?
aku: haa?
bapak: kakak kamu...
aku: ...teh dini? (<--yang udah official nyebut seseorang 'si pacar')
bapak: kenapa?
aku: kan udah ada calonnya ._.
bapak: ah si eni mah... calonnya juga angkatan 2008
aku: terus kenapa?
bapak: belum lulus... pasti masih lama dong.
aku: yah... yang penting kan udah ada calonnya.
bapak: yang lain juga udah ada...
aku: wah, masa? (pura-pura gak tau tea)
bapak: iyaa
aku: serius? siapa gitu?
bapak: itu... si a****
aku: oooh si teteh itu... ari mas opik ada yang mau gitu? (/gaplok'd)
bapak: (nyebut username)?
HE IS MONITORING OUR SOCIAL NETWORKS
0

Ujian Sudah di Depan Mata

Tapi sepertinya perhatian saya malah teralihkan... ^^;

I just reminded that I had this mini project last September.
It was postponed due my concept book's disappearance.
The book is highly probably buried under school-related papers somewhere...
I was just too lazy busy to clean my room...
Now that those papers scattered everywhere, It would takes effort to find it.
But I do want to continue this now!
What did I do to deserve this kind of torture??? OTL
0

Piece

Photobucket
'Hiatus year' is cancelled?
EDIT:
...Watanabe plays a free reporter and Miura a cameraman with five personalities. They pursue a mystery in this science-fiction suspense story.

The new project is pretty much different from the usual show they previously filmed. It is said to be a "showdown of acting abilities." TOEI television producer and head of the TOEI Tokyo filming studio Shinichiro Shirakura explained, “When their show is over, it’s absurd to just say ‘Okay, bye.’ If only there were a way to show another side of those hero show actors….”
You're going to get killed, Koala-face ._.
...

Oh well.
2

Mikir Apa Sih

Sebenernya pengen dihargai itu egois gak sih?
Egois emang selalu buruk?
Katanya orang yang cuma pengen bikin orang seneng gak bakal sukses.
Tunggu dulu, sukses itu apa?
Sukses itu berhasil... dan keberhasilan gak bisa diukur tanpa dihubungkan dengan nilai yang ada di masyarakat.
Kalau orang2 sekitar kita gak ada respon, berarti kita gak berhasil bikin impact.
Artinya, kita sama saja dengan orang lainnya. Biasa-biasa saja.
Berarti orang sukses itu pasti diapresiasi, alias dihargai.
Jadi kalau pengen dihargai mungkin artinya ia ingin dianggap berhasil.
Sanggupkah menanggung beban "berhasil"?
Orang berhasil itu bertanggung jawab dan dapat mengatur waktunya dengan baik.
Jadi kalau sukses itu baik, apa egois itu baik?
Define selfishness. Define success. Failed.

Katanya orang sukses belum tentu bahagia.
Tapi bahagia kan tergantung sama sudut pandang sendiri.
Bahagia itu apa? Aman secara emosional?
Orang sukses harusnya lebih mudah aman secara emosional.
...Mungkin malah sebaliknya. Karena ia jadi patokan orang lain.
Tergantung orangnya sih.
Jadi ada hubungannya gak sukses sama bahagia?
Kalau sukses belum tentu bahagia, kenapa banyak orang pengen jadi sukses?
Agar dihargai? Sukses untuk dihargai, dihargai untuk merasa sukses.
Doesn't make sense.

tatoebaaa anooo [piiiiiip] nooo [piiiiip] ga jitsuwa [piiiiip] tte iu koto sore wa mou [piiip] de [piiiiiiip] ga [piiiiipiiiriiiipiriiiruuupipirupipirupiruuupiriruuu]~♪

Sorry for being weird.
Thanks for reading.
0

Perumpamaan

Seorang gadis kecil terbangun di tengah kegelapan.
Ia tidak bisa melihat apa-apa.
Tak ada cahaya yang menerangi jalannya.
Waktu dan tempat tidak dapat ditentukan.
Dingin dan menyeramkan.
Ia mulai menangis keras.

Suara gadis itu bergaung dalam ruangan hening.
Berulang, ruangan itu nyatanya amat luas.
Mendengar suaranya sendiri, gadis itu semakin ketakutan.

'Mungkin di tempat ini ada monsternya,
bagaimana kalau aku malah ditangkap?'

Gadis itu kemudian berhenti menangis.
Mencoba untuk menenangkan diri, ia menutup kedua matanya.

Usahanya sia-sia. Ia tidak bisa menipu dirinya sendiri.
Bukannya tenang, perasaannya semakin tak menentu.
Berlarilah dia dengan sekuat tenaga.

Tak tahu jalan, ia terantuk anak tangga.
/logoff
0

Language Barrier... Part 3

My prediction is totally RIGHT.

This dance bolted to third rank of Danmas at its first day...
edit: first rank in first night WHAT
Are they that popular? |ω・`)
5

Language Barrier... Part 2

My big bro asked me to upload my drawing...>_<

^Is this good enough?
0

Language Barrier... Part 1

I didn't expect them to get acquainted with each other... o_o
2

Tokyo Teddy Bear



Lyrics
0

Pictures and Stuff

Exercise for SNMPTN months ago:
"Every goat eats weasel. Chicken is goat."XD

(click picture to enlarge, more here)
3

Not Again...

Yesterday, there was this nasty throbbing pain in my head. It didn't go away after I took a bath, so (once again) I skipped the sacred SSC class. If it were laziness, the headache would vanish without any trace after chilling for a while, right?... But it didn't! It got worse until I forced my self to sleep.

My problem was solved easily, but a whole new problem followed after that.
...It has something to do with the inability to sleep at night.

Have I told you? Sometime when I stay up late, I feel a presence behind me. An unworldly presence that bring cold air around it ;_; Usually it stays at one spot for the rest of night... but it's still creepy! I feel like being stared at from that one spot! Maybe I'm just paranoid or something... it still unpleasant, though.

Last night, it happened again... but a little bit different this time.
IT FOLLOWED ME.

I tried to convince my self that it's just a false alarm, but the feeling cannot be chased away. I didn't like it, and listening to howling dog didn't help at all, OF COURSE. Everyone else had already fallen asleep and there I was surviving alone. No, not alone... I believe in God, why must I be scarred?

Then I remembered I hadn't shalat Isya (praying in night time). In order to shalat, I have to go to the bathroom first. I didn't want to go, but it was a must. Go to the most terrifying room of all places. T_T Fortunately, nothing happened and nothing appeared. *sigh* The unnerving thing even disappeared after I finished shalat.

The end?

Yes. Around 3 a.m. I woke up, sensing something beside me. Turned out it was my mother, migrated from her room to mine. So... it's not just me? That was kind of scary...

Completely unrelated video:

Disturbed Tadanon is amusing to see :P
0

Asking for Permission

me: Mom, may I go to my class' farewell party?
mom: Sure.
me: ...You don't even ask where will I go to.
mom: Where will you go?
me: Seribu Island.
mom: Oh, okay then.

later, that day...
me: Dad, may I--
dad: Yes, you may.
me: Class' farewell party?
dad: Uh-huh...
me: It's not the official prom night.
dad: ...And?


Not sure if they think I'm responsible enough,
Or they just don't care.
0

Please Let Me Soar

Ya Allah, berikanlah kemudahan dalam ujian ini... izinkanlah hambamu ini menuntut ilmu yang tinggi. Biarkan ia terbang jauh dan membawa perubahan saat ia kembali.

Ijazah 85, go!

*e? imageshack's down?*
0

Disturbing Thought

Something's bothering me for a while.
0

Timbeeer!

Have I told anyone that I love those neko boys' choreography? No? Okay then.

Their aliases are ファイン and つるてぃー. I do believe those are derived from the word "Vine". But people usually label them as "Fine and Tsurutei" anyway... Is it just me, or it is kind of ironic? Last year they got fined because of trampling on grass. ^^;
0

Ikayaki, Want You~♪

Don't mind me. This is a simple role playing as Taki Tooru.
........................................................................................................................
Sasada lent me her DVD long time ago but I kept forgetting it until today.
It made me feel bad, keeping it for weeks without any other reason.
Every time she asked, I can only give her my apology smile.
What made me feel more guilty was... she shrugged it off rather easily.

I was going to make a mental note that she was a really nice person.
But... turned out… it is a horror movie.
Such genre is not my thing and I AM positive she knew it in the first place.
Why did she remove the cover if it weren’t a trick? =_=
The opening was gentle and heartwarming,
I didn’t suspect anything would jump onto the screen.
But something did anyway... A large bunny from another world.
...
I think my heart stopped working for a few seconds.

By chance, Natsume and Tanuma were passing my house.
They became alarmed when I opened my door slowly.
Seeing my pale face didn’t help at all.
They questioned me before I can even call their name.
“What happened?” “Youkai?”
I can’t convince them with my shaky voice so...
they rushed into the room and saw the cause themself.
…The movie hadn’t stopped playing AAAH >////<

In the end we watched the movie together.
The cat transformed into a girl before I can hug it.
Why didn’t he let me? (“No way, you will crush me to death!”).
I think the cat’s right, the movie made me hug my pillow too tight. ^^;

Tanuma said the movie is indeed scary but
Natsume didn’t even bat an eyelash.
He said the movie would less scary if we cover our ears.
Umm… it didn’t work for me.
Now I’m worried whether he meets horrifying things often.
*sigh* I wish he tell us more about his experiences.

“How was it, Nyanta?”
“All of you looked like three dumb monkeys*”
“Said the fourth monkey”
“What do you mean by that? I am a high, majestic being.”
“If anything, you are still a fat cat, sensei.”
“I am NOT fat. I’m just round.”
“...You admitted you are a cat.”
“Shut up, woman.”
^The cat… was still in his female form. XD
Aaah I wanna hug him.
........................................................................................................................
* Three Wise Monkeys are pictorial saying of “See no evil, hear no evil, speak no evil”. During the movie, Taki closed her eyes, Natsume covered his ears and Tanuma restrained himself from screaming. I think they characterize the Three Wise Monkeys perfectly (both in this scenario and the actual show). The addition is “Do no evil”, portrayed by a monkey crossing his arms… Nyanko-Reiko was crossing his arm when he talked^.

Call it a day~
0

Bolehkah Saya Berharap?

Ya Allah, berikanlah kemudahan...
Jangan paksa hambamu ini mengambil langkah yang nekat. T_T

Pertanyaan bulan Desember terjawab:
ternyata masih ada jalur undangan ke ITB dan Unpad.
pertanyaannya berikutnya adalah~ "bisakah anak IPA nyebrang ke jurusan IPS?"
...saya agak iri sama temen-temen yang udah dapet kursi di PTN.
Aman, damai sentosa, dan jaya selalu*?*
0

Something To Look Forward To


DVD in February... waiting for sub and beautiful HD video
Please please please please break my heart.
The resemblance between Gin and manga!Natsume is uncanny.
*hug stuffed penguin*
1

Doodle Saturday

Photobucket
A simple pic like this took me hours. Design? I am doomed.
Oh and I drew the spell on the wrong hand.
My memory is so~ faulty. Science department? I am doomed.
...too much to do in 3 months. Which is which?
0

Goodbye

Ms. Despair
Today feels like an Idul Fitri day...
We packed lot of things for our convenient
Shook our hands and smiling warmly
Went traveling together in a rented car
Sang to the radio in highway
Ate a lot of snacks because we had nothing to do
Walked in crowded place till our legs felt stiff
Had lunch outside and got irked by pricey food.
You know what's so different?
We will not meet again until years pass by.

Hah. I made this seem more dramatic, didn't I?
It's nothing serious... XD
My Sis has to work in Padang
and my family escorts her to the airport.

That's all.
0

Reminder

I failed to solve some logarithm problems to the point I feel so fed up. So I surfed the net instead of changing subject as scheduled. This is bad... I can't tear my eyes away and my schedule got left behind for hours. How do people manage to study in holiday? Aaaa... Don't repeat this, hey me.
0

"Kirameite te Gomen"

Natsume Yuujinchou Shi was aired YESTERDAY. Not today DUH.
I missed the first episode stream uguuuu T_T
Somehow I thought it's aired now.
WHAT IS TIMEZONE ANYWAY.

I thought crunchyroll's stream caught the actual one.
They said it's 10 am PST... it means 1 am in WIB, 3 am in JST.
But there's no way it's aired in 3 am.
The community said it's 2 January.
But last time I checked it's daytime and it had not been aired in crunchyroll.
If it's aired in 3 am, it's should be written as 3 January then.
I'm sure Japanese isn't crazy enough to use 27 hours clock a day.


Okay, I'm shutting up now.

Do you know the actual airing time is?
It's 1.30 am, 2 January 2012. *facepalm* The safest way to find broadcast time slot is checking the channel's website. I hope you won't repeat my mistake, because... making such a trivial mistake is kind of... sad. Forget it, I'm gonna watch Natsume without sub right now. *sob sob*