0

Let's Hold Hands

Last post about OOO...

このあとすぐ
0

The Finale is Near

This post contains my rambling about watching OOO. I just have the urge to write something after I saw episode 46. 2 more episodes and it'll be done... Sometimes I wonder whether this franchise is really a kid show.

(There's no blatant spoiler.)
Tell me again, why did I start writing this?
1

なんじゃこりゃ!? part 2

Cerita mimpi bagian ke 2~
Udah agak lupa detailnya, jadi mohon maklum kalo banyak adlib (terutama di bagian percakapan ^^;). Inti ceritanya masih sama persis... mungkin bagi banyak orang cerita ini gak rame, tapi bagi aku mimpi ini terlalu indah untuk dilupakan (halah).Ya, isinya penuh dengan cameo dan mengacu pada hal-hal ngaco.

Lanjutan dari sini.
"Ayo kita teliti pengaruh pupuk tanaman terhadap mamalia."
...
Hening.
Lawan bicara si flower boy pasti sedang ngebayangin situasi-situasi terburuk yang bisa terjadi... perkataan Kei memang sering bersifat ambigu. Siapa tahu ajakannya kali ini adalah kontrak menjual diri kepada makhluk supranatural secara terselubung.

Untuk melanjutkan percakapan, aku langsung mengembalikan hamster-hamster Mayo ke kandangnya masing-masing.
"Kei, kalau kamu mau makan pupuk kandang, gak usah bawa-bawa yang lain juga deh..."
"Yeh... siapa juga yang nyebut-nyebut pupuk kandang?"
Mayo mengerutkan keningnya: satu kemungkinan dicoret dari daftar.
"Jadi maksudnya gimana?"
"Inget percobaan si Elin minggu kemaren gak?"
"Percobaan bikin pupuk yang mirip mercon itu? Gimana gak inget, kayaknya dia ngomongin itu minimal sekali dalam satu jam."
"Yup. Kayaknya kita bakal nguji hipotesis dia. Dia bilang pupuknya gak berbahaya bagi animalia kan?"
"Itu kan baru hipotesis, kalo ternyata salah gimana?"
"Kan kita pake hamster percobaan..."
...
"IH... Jangan pake hamster aku!", respon Mayo telat (banget).
"Lah terus kamu bawa-bawa hamster ke sini buat apa?", tanyaku tanpa perasaan.
"Biar gak dimakan kucing tetangga sebelah..."
Hadeuh... Mayo menunjukan wajah unyu-nya. Tanpa buang waktu, Kei melakukan manuver 3.1
"Mayo-chan~ kamu tahu siapa Elin kan?"
"Iya."
"Siswa teladan, peraih nilai terbaik, juara olimpiade kimia?"
"Iya, terus?"
"Juri internasional udah mengakui kemampuannya, masa kamu gak percaya sama hipotesis dia?"
"Hemm..."
"Percayalah padanya, Mayo. Percayalah pada kami... percayalah pada ku."
"..."
Tuhan... kenapa banyak glitter dalam adegan ini?
"Ok, kita bisa dapet pupuknya darimana?"
...Anak ini akhirnya termakan kegantengan Kei yang menyesatkan.

(bersambung lagi, will be updated in few hours)
kenapa nulis percakapan itu susah pisan? Mikirnya lama banget tapi jadinya sedikit ;_;
0

Live Streaming~

Before I start the report, I wanted to post this no matter what.

Uguuu :3

Hours ago I watched a live streaming video from Amu-stream.
It was Watanabe Shu's edition... Awesome.
For those who don't know who he is, I'll give you a hint:
Hino Eiji of Kamen Rider OOO.
Clear enough right?

Do not open if you're not interested.
Expect spam pictures and text by countdown 3... 2... 1...
1

なんじゃこりゃ!?

/indonesian-mode

Gila... hari ini aku mimpi random banget! Gak terlalu aneh kayak mimpi pada umumnya sih... tapi, mimpi tentang sekolah fiktif tiba-tiba kan agak aneh juga. Kangen hari-hari masuk sekolah kali ya? Langsung aja deh aku cerita...

Jadi begini... dalam mimpi itu, aku adalah seorang murid SMA sekolah internasional dengan seragamnya yang lucu. Cring~ seragamnya jenis-jenis loli sopan... skema warna hitam, putih dan merah. Untungnya di cerita ini aku adalah seorang tomboy yang gak pernah mau pakai rok, jadinya sehari-hari make seragam cowok deh. *gak penting*XD

Hari itu adalah hari Sabtu, awal hari libur setelah 5 hari megap-megap ngeliatin guru mengajar. Orang waras pada umumnya menikmati pagi hari mereka dengan bersantai di rumah. Sayangnya aku gak termasuk orang yang waras, kawan-kawan. Aku pergi ke sekolah pagi buta cuma untuk ngerjain tugas kelompok biologi... fyi, my friends and I are proscrastinators. Tugasnya udah dikasihin lama tapi baru dikerjain beberapa jam sebelum deadline.

Yang namanya tugas kelompok, pasti gak dikerjain sendiri dong... ya, aku ngerjain bareng 2 makhluk bernama Kei dan Mayo. Karena aku males ngetik cerita secara beradab, lebih baik karaker-karakternya dideskripsikan di sini...

Mayo adalah cewek cute yang paling waras di antara kami bertiga. Kalau boleh ambil contoh, sifatnya mirip salah satu temanku di IPA 1. Logis, gak suka buang waktu, bermoral, suka ngerandom dan peduli dengan teman-temannya (siapakah itu?) Yang berbeda adalah... meskipun ia bersifat logis, ia juga bersifat luar biasa polos. Jangan tanya "Kok bisa?" karena aku juga bingung. Satu lagi tentang Mayo: aku gak tahu nama dia yang sebenernya. Dikasih nickname begitu karena dia suka makan pake mayones *plakk*

Kei? ...Singkat cerita dia mirip Yuki Yamada dengan kepribadian seperti kecengan saya. Hmm... ya enggaklah. Dia ini sepertinya punya kepribadian ganda. Hari-hari biasa lagaknya mirip idol sekolah: tenang, mempesona, kaya dan terpelajar. Tapi kalau udah iseng... innalillahi, satu sekolah bisa diliburin... tipe trickster yang sakit jiwa stadium 4. Saya sendiri, partner in crime nya Kei, bukan berperan sebagai orang membosankan yang nyeritain ini mimpi. Tiba-tiba aku jadi temen lama yang terakhir kali ketemu waktu SMP: Sheilla Fadhilah.

Kembali ke cerita...
Pagi hari di akhir minggu, cuma segelintir anak OSIS kerajinan yang berkeliaran di sekolah. Sekolah jadi keliatan serem karena luas tapi gak ada aktivitas sama sekali... kayak kuburan pahlawan deh. Untungnya setelah melewati semak-semak tak terdefinisi milik ekskul agrobisnis, aku langsung ketemu Mayo di depan lab Biologi. Sepertinya dia udah siap dengan segala percobaan chaotic yang akan segera berlangsung. Dia sengaja bawa hamster-hamster peliharaannya dalam kandang terpisah. (udah bosen melihara?) 

Kei dateng dengan tampang sok imut satu jam kemudian. Sementara itu, Mayo udah bosen nungguin dan ingin segera melesat ke kamar mandi*?*. Karena kepengen Kei merasa bersalah, aku menyibukan diri dengan hamster-hamsternya Mayo. 2 orang yang tersisa kini duduk berhadap-hadapan di bawah pohon. K-I-S-S-I-N-G~ Terdiam dan saling berpandangan.
... "Jadi kita mau ngapain nih?", Mayo memulai percakapan, suaranya menyiratkan kekesalan.
"Memangnya kita disuruh ngapain?"
"Bikin laporan penelitian, temanya bebas."
"Oh... Sel, ada ide gak?"
Masih ngejagain hamster jalan-jalan di alam terbuka, aku cuma bisa angkat bahu.
"Aku punya ide... tapi agak aneh nih."
"..."
Mayo terdiam, sepertinya bel tanda bahayanya udah mulai bunyi nih.
"Ayo kita teliti pengaruh pupuk tanaman terhadap mamalia."

[bersambung, saya harus pergi dulu]