AAAAAAAUUUGHHH KESEEEL PISAAAAN
Ahem. Pembaca, saya lagi kesel sama diri saya sendiri. Sebenernya penyebabnya gak penting juga... dan saya tidak mau menjelaskan *lah ngapain nulis dong?* Begini, kalau anda kenal saya, pasti taulah kalau saya orangnya moody. Itu memang sudah biasa TAPI KALI INI KETERLALUAN.
Sejak beberapa minggu yang lalu saya bersikap apatis. Pasti orang-orang di sekitar saya juga nyadar: kalau dicurhatin cuma angguk-angguk, ngasih pendapat seadanya, matter-of-factly, berlidah tajam, selalu ngeliat jendela, dan lain-lain gak usah disebutin (maaf ya kawan-kawan ;_;). Alibinya sih stress-karena-tugas tapi sebenarnya bukan juga. Saya hanya... bosan.
Bosan... itu saja.
Oh riiliiii? Orang bosen biasanya lebih banyak meratiin lingkungannya kaleee *tengok 'tetangga'-yang-suka-meratiin-semut*. Jadi saya ini kenapa? Apa mungkin saya gagal cari motivasi untuk melakukan apapun? *jambak rambut* Ternyata kesel juga kalau antusiasme ilang tapi gak tau kenapa.
Eh hari jumat kemaren aku pulang bareng salma lagi setelah sekian lama~ setelah tragedi psikis yang terjadi pada teman sebangku, aku dapet kesan kalau salma agak segan ngobrol sama aku. Definitely not her fault, aku masih terkesan marah gara-gara kena komentar pedes yang lalu. Ei... sebenernya aku gak marah noh, waktu dikomentarin aja aku gak nyadar kalau isinya memojokan. Aku cuma masih dalam mood seperti yang diceritakan di paragraf atas. Jadi di perjalanan, salma nyoba beberapa kali buka obrolan tapi aku malah jadi oneliner. Ohoho, bodoh betul... suasananya jadi gak enak sis. Setelah lewat rumkit Hasan Sadikin, pembicaraan bener-bener terhenti. Siii~ing. sungguh sunyi untuk angkot yang sesak penumpang.
Karena gak tahan sama suasana yang penuh kegalauan, akhirnya aku nyoba ngajak salma beli es krim... dimulai dengan senyuman manis anak panda. TADA~!
...it worked miraculously. Wow aku gak nyangka suasana bisa mencair secepet itu. Scene terakhir tanda cerita tamat: kami makan eskrim sambil
Tarik kesimpulan... I wonder whether myself was the reason for people to lose their enthusiasm. Maybe things around me appeared to be dull because I thought it was boring. And then I'm tired of the world because I thought it was 'no fun'? Make sense. People said it's more "believing is seeing" than "seeing is believing".
Yaaay jadi solusi masalah saya adalah mengubah perspektif~
Jadi post ini berakhir bahagia?
BELUUUM! Malah tambah runyam karena sekarang saya pengen melakukan banyak hal! Minggu kesempatan belajar buat Ujian Kenaikan Kelas *istilahnya ganti ya?* malah teralihkan sama yang lain-lain.
Contoh, hari ini :
Pertamanya liat selembaran monbukagakusho -> jadi semangat nyari beasiswa = buka komputer -> malah jadi buka forum, tumblr -> niat ngestalk orang -> apes, blognya basa jepang -> niat belajar basa jepang semakin menggebu -> belajar basa jepang dikit, tapi butuh contoh kalimat -> entah kenapa jadi nonton kamen rider -> jadi pengen ngegambar -> ngegambar
Ya sudahlah... komputer itu berbahaya. Besok gak bakal buka,
........................................................................................................................
# Mood: EXCITED
# Things to do: study
# Playing: school books XD
# Watching: *point* (pic: taken from the red bird's blog)
........................................................................................................................

0 komentar:
Posting Komentar